Ruang Uji Tekanan Air – 10 MPa / 20 L adalah perangkat uji hidrostatik kelas profesional yang terbuat dari baja tahan karat (stainless steel) tipe 304 yang tahan korosi. Alat ini memungkinkan insinyur dan teknisi untuk menyimulasikan tekanan air hingga 10 MPa—setara dengan kedalaman 1.000 meter—secara aman, menjadikannya ideal untuk memvalidasi integritas tekanan peralatan bawah air, termasuk selongsong pelindung (enclosure), penetrator kabel, dan konektor.
Ruang uji ini dilengkapi dengan pompa hidrolik manual , bejana tekan baja tahan karat berkapasitas tinggi 20 liter , serta penutup palka hasil pemesinan presisi yang memiliki 18 lubang kompatibel dengan penetrator . Lubang-lubang ini memungkinkan koneksi listrik atau data secara real-time ke perangkat yang sedang diuji. Penutup palka juga dilengkapi dengan gagang berkekuatan tinggi serta mekanisme penguncian berputar dengan ratchet pengaman untuk menjamin keamanan operasional selama siklus tekanan.
Bejana ini dilengkapi dengan sambungan cepat (*quick coupling*) untuk memudahkan koneksi tekanan dan mendukung rentang tekanan 0–10 MPa—dengan pengukur serta pompa yang mampu beroperasi hingga 16 MPa—serta memiliki 8 roda penopang untuk membantu mobilitas di permukaan datar. Mengingat bobotnya yang cukup berat (sekitar 200 kg), alat ini harus diangkat menggunakan bantuan mekanis yang memadai, seperti derek (*crane*).
Kepatuhan dan Dokumentasi Peralatan Bertekanan:
Ruang uji tekanan air ini dirancang sebagai peralatan uji tekanan hidrostatik profesional untuk operasi yang menggunakan media air. Alat ini ditujukan untuk pengujian tekanan terkendali pada komponen bawah air, *subsea*, dan ROV dengan menggunakan air sebagai media pengujian.
Untuk penggunaan di Uni Eropa, peralatan ini termasuk dalam kategori Praktik Rekayasa yang Baik (*Sound Engineering Practice*) untuk peralatan bertekanan, berdasarkan desain hidrostatik yang diisi air, peringkat tekanan, volume internal, media bertekanan, dan tujuan penggunaannya. Berdasarkan klasifikasi ini, penandaan CE menurut Arahan Peralatan Bertekanan (*Pressure Equipment Directive*) tidak berlaku, dan peralatan tersebut tidak boleh diberi tanda CE sebagai peralatan bertekanan.
Peralatan yang disediakan berdasarkan Praktik Rekayasa yang Baik dapat mulai digunakan di UE apabila dirancang dan diproduksi sesuai dengan prinsip-prinsip rekayasa yang diakui serta disertai dengan informasi yang memadai untuk pengoperasian yang aman. Blu-Sub menyediakan dokumentasi pendukung untuk tujuan ini, termasuk petunjuk keselamatan dan pengoperasian, identifikasi produk, informasi peringkat tekanan, serta dokumentasi uji tekanan yang relevan jika berlaku.
Persyaratan setempat mungkin tetap berlaku, bergantung pada negara, fasilitas, dan tujuan penggunaannya. Hal ini dapat mencakup peraturan keselamatan kerja, serta persyaratan terkait pendaftaran setempat, inspeksi, persetujuan, atau pemeriksaan berkala. Pengguna akhir bertanggung jawab penuh untuk memastikan dan memenuhi segala persyaratan setempat sebelum penggunaan.
Blu-Sub dapat menyediakan dokumentasi teknis dan informasi produk yang memadai untuk mendukung tinjauan internal yang dilakukan oleh pelanggan serta penilaian kepatuhan setempat.
Peralatan ini cocok untuk pengujian tekanan produk bawah laut dalam alur kerja litbang (R&D), jaminan mutu (QA), dan pembuatan prototipe. Penggunaannya memerlukan pengetahuan dasar hidrolika serta praktik penanganan yang aman. Alat penetrator pelepas tekanan (kunci L HOP6) disarankan untuk keperluan pemeliharaan. Operator juga harus memperhatikan tingkat pengisian air yang disarankan (kapasitas total ~25 L) dan wajib mengeringkan baut baja setelah penggunaan untuk mencegah korosi.
Penting: Perangkat ini ditujukan hanya untuk penggunaan profesional. Tekanan tidak boleh melebihi batas nominal 10 MPa. Segala bentuk deformasi yang terlihat, kebutuhan akan tenaga yang tidak wajar selama pengoperasian, atau kebocoran fluida mengharuskan penghentian operasi segera. Operator bertanggung jawab untuk memahami protokol keselamatan hidrolik serta mencegah kerusakan akibat air pada lingkungan sekitar atau kerusakan pada benda uji yang disebabkan oleh tekanan berlebih.
| Tinggi Internal Ruang | 455 |
| Diameter Dalam Ruang | 250 |
| Material Ruang | Baja Tahan Karat 304 |
| Material Penutup Palka | Baja Tahan Karat 304 |
| Bukaan pada Penutup Palka | 18 Lowongan |
| Beban Nominal Gagang Palka | 200 kgf / 1960 N per gagang |
| Sedang | Air Murni |
| Tekanan Nominal | 10 MPa (kedalaman 1.000 meter) |
| Rentang Tekanan Pompa Hidrolik Manual | 0–16 MPa |
| Rentang Pengukur Tekanan | 0–16 MPa |
| Metode Sambungan Tekanan | Kopling Cepat |
| Suhu Operasional | 0–50 °C |
| Berat Total Ruang | ≈200 kg |
| Fulcrum Wheels | 8 buah |
Peralatan ini ditujukan untuk penggunaan profesional. Operator harus memiliki pemahaman dasar mengenai prinsip-prinsip keselamatan hidrolik serta wajib mengoperasikan, menangani, dan merawat ruang (chamber) tersebut sesuai dengan petunjuk pengoperasian yang disediakan dan ketentuan keselamatan setempat yang berlaku. Pengoperasian yang aman, termasuk penerapan pengendalian risiko dan pengawasan yang memadai, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna akhir.
Contoh situasi yang dapat mengakibatkan kerusakan, cedera, atau kehilangan harta benda meliputi (namun tidak terbatas pada):
1. Kerusakan yang disebabkan oleh penyalahgunaan, pemasangan yang tidak tepat, modifikasi tanpa izin, pembongkaran, atau kegagalan dalam mengikuti petunjuk pengoperasian.
2. Cedera atau kerusakan akibat pengangkatan, pemindahan, atau pengamanan ruang (chamber) yang tidak tepat karena bobotnya.
3. Kerusakan yang disebabkan oleh dukungan atau kapasitas menahan beban yang tidak memadai pada permukaan pemasangan atau peralatan penanganan.
4. Cedera akibat pelepasan fluida bertekanan tinggi, komponen bertekanan, atau sambungan yang tidak tepat.
5. Kebocoran atau tumpahan air selama proses pengisian, ventilasi, pemberian tekanan, atau pengurangan tekanan yang menyebabkan kerusakan pada area di sekitarnya.
6. Kerusakan pada objek uji yang disebabkan oleh pelampauan batas toleransi tekanan terukur atau prosedur pengujian yang tidak tepat.
Panduan Operasional – Ruang Uji Tekanan Air
Ruang uji tekanan ini ditujukan khusus untuk pengujian hidrostatik profesional. Operator wajib membaca dan memahami sepenuhnya Petunjuk Penggunaan serta Panduan Keselamatan sebelum melakukan persiapan, pengisian, pemberian tekanan, pelepasan tekanan, pembukaan, pengangkatan, atau pemeliharaan.
Gunakan hanya air tawar bersih sebagai media pengujian. Jangan gunakan air asin, air laut, udara bertekanan, gas, minyak, pelarut, cairan korosif, cairan mudah terbakar, atau media apa pun selain air tawar.
Bejana ini memiliki tekanan operasi maksimum yang diizinkan sebesar 10 MPa / 100 bar, yang setara dengan kedalaman air sekitar 1.000 m / 3.280 kaki. Meskipun pompa dan pengukur tekanan yang disertakan mungkin mampu menangani tekanan yang lebih tinggi, hal ini tidak meningkatkan batas tekanan yang diizinkan untuk bejana tersebut. Jangan pernah melampaui 10 MPa.
Ruang uji harus dioperasikan pada kondisi suhu ruangan normal. Jangan mengoperasikannya pada suhu di atas 40 °C, dan jangan biarkan air di dalam ruang uji, pompa, selang, sambungan, atau benda uji membeku.
Unit ini berat, sekitar 200 kg, dan tidak boleh diangkat secara manual. Gunakan peralatan pengangkat mekanis yang sesuai serta personel terlatih saat memindahkan, mengangkat, atau menempatkan unit tersebut.
Sebelum proses pemberian tekanan, pastikan pintu palka tertutup rapat dan terkunci, *safety ratchet* atau blok pembatas telah terpasang, semua lubang (port) yang tidak digunakan tertutup rapat, pengukur tekanan menunjukkan angka nol, serta ruang (chamber) telah diisi dan dibuang udaranya (*venting*) dengan benar untuk mengeluarkan udara yang terjebak.
Selama pengoperasian, pantau pengukur tekanan secara terus-menerus dan segera hentikan operasi jika ditemukan kebocoran, suara tidak wajar, hambatan pompa yang tidak normal, ketidakstabilan tekanan, deformasi, atau kondisi yang tidak aman. Jangan pernah mencoba membuka, memutar, melonggarkan, atau melepas pintu akses (hatch) saat ruang (chamber) berada dalam kondisi bertekanan.
Setelah pengujian, turunkan tekanan di dalam ruang uji secara perlahan dan pastikan pengukur tekanan menunjukkan angka nol sebelum membuka sekrup pelepas tekanan atau melepas pintu akses (hatch). Berhati-hatilah saat mengeluarkan benda uji yang mengalami kegagalan atau kerusakan, karena kegagalan akibat tekanan dapat menimbulkan tepian tajam, permukaan retak, serpihan lepas, atau bahaya lainnya.
Harap unduh dan pelajari Petunjuk Penggunaan dan Panduan Keselamatan – Ruang Uji Tekanan Air 10MPa/20L sebelum mengoperasikan peralatan ini.
Alat apa yang digunakan untuk melepas penetrator pelepas tekanan?
Gunakan kunci L 6 mm dua ujung HOP6. Lihat gambar di bawah ini sebagai referensi.
Bagaimana sebaiknya ruang tersebut dipindahkan?
Di permukaan tanah yang datar dan rata, roda tumpu dapat disesuaikan untuk membantu pengaturan posisi. Jika ruang (chamber) tidak dapat dipindahkan dengan aman dengan cara didorong, gunakan peralatan angkat mekanis yang sesuai, seperti derek (crane) atau hoist, dan angkat menggunakan pegangan yang telah ditentukan sebagaimana ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Jangan mencoba mengangkat ruang tersebut secara manual.
Berapa tingkat pengisian air yang disarankan?
Isi wadah dengan air bersih hingga ketinggian air berada sekitar 20 mm di bawah tepi atas. Pada ketinggian ini, volume air yang terisi adalah sekitar 25 L. Silakan lihat gambar di bawah ini sebagai acuan.
Jika tekanan sedikit menurun selama uji penahanan (holding test), apakah itu berarti air telah masuk ke dalam benda uji?
Tidak selalu demikian. Perubahan tekanan kecil dapat terjadi pada sistem hidrolik akibat variasi suhu, fleksibilitas sistem, atau stabilisasi tekanan yang wajar. Untuk penahanan tekanan dalam waktu lama, katup penutup dapat ditutup dan dibuka kembali nantinya guna memeriksa pembacaan tekanan. Selalu buka katup penutup sebelum melepaskan tekanan melalui katup pelepas tekanan.
Bagaimana sebaiknya ruang tersebut dirawat setelah digunakan?
Setelah setiap kali digunakan, tiriskan dan keringkan ruang (chamber), penutup lubang akses (hatch cover), perlengkapan (fittings), pengencang, bagian berulir, serta permukaan penyegel. Pengeringan yang tepat dan perawatan rutin membantu menjaga kondisi ruang serta mendukung operasional yang andal dalam jangka panjang.
Apakah pengoperasian pompa tekanan manual membutuhkan banyak tenaga?
Pemompaan secara manual mungkin memerlukan tenaga yang cukup besar, terutama saat tekanan meningkat mendekati 10 MPa. Pastikan katup penutup terbuka sepenuhnya selama proses peningkatan tekanan dan operasikan pompa secara halus serta bertahap. Jangan memaksakan pompa jika terasa adanya hambatan yang tidak wajar.
Mengapa pompa tekanan manual tidak dapat menghasilkan tekanan?
Periksa hal-hal berikut:
• Semua penetrator, sumbat, dan port pada penutup palka dipasang dan disegel menggunakan O-ring.
• Penetrator pelepas tekanan / sekrup pelepas tekanan dipasang dan dikencangkan.
• Tidak terdapat kebocoran yang terlihat di sekitar palka, lubang akses, sambungan, atau penetrator.
• Katup pelepas tekanan ditutup sebelum proses pemberian tekanan.
• Terdapat cukup air bersih dan segar di dalam reservoir pompa.
• Udara telah dikeluarkan dari ruang, pompa, dan sirkuit hidrolik.